Alergi, Masuk Angin atau Keracunankah?


Kata seafood selalu menarik minat saya untuk lapar :lol:.

Sayang saya jarang sekali bisa menikmati masakan udang, cumi atau kepiting. Entahlah saya selalu tak pernah pede untuk masuk ke tempat makan yang menyediakan seafood (sekalipun itu hanya di warung tenda pinggir jalan).

Hari Juma’t 29 mei kemarin, saya merasa sedikit beruntung, kantor saya mengadakan acara arisan di sebuah rumah makan seafood. Meskipun untuk ke sananya mesti naik motor sendiri dan harus menembus kemacetan (biasanya saya selalu nebeng mobil kantor setiap ada acara begini :lol: ).

Tapi semuanya seperti terbayar saat menikmati sepiring kerang rebus, Cumi goreng tepung, udang asam manis dan beberapa makanan lain (yang sedikit mengherankan buat saya, ternyata toge, gurame, dan masakan jamur serta tempe goreng ternyata masuk dalam kategori makanan laut :mgreen: ).

(Sayang saya tak punya kamera untuk menampilkan gambar-gambar tentang makanan lezat itu.. :lol: ).

Singkat saja, semua makanan tandas dengan cepat.

Sama sekali tak ada kejadian aneh, selain ternyata beberapa teman kantor saya sekalipun masih muda, ada yang menderita asam urat, sehingga dengan sangat terpaksa hanya bisa menikmati hidangan "laut" yang aman : toge, tempe dan gurame :mgreen: ).

Keanehan mulai terjadi setelah saya sampai di rumah, sedang asyik nonton tv, saya merasa perut saya mendadak mual. Begitu mual sehingga memaksa saya buru-buru lari ke belakang.

Dan selanjutnya, semua santapan lezat tadi semuanya harus termuntahkan lagi. Dan baru berhenti setelah 3/4 isi perut saya habis. (eh darimana saya bisa tau 3/4 isi perut saya ya? :lol:, ah saya memang cuma asal aja koq).

Sehabis itu, badan saya selain lemes juga terasa dingin sampai menggigil. Tak biasanya saya seperti ini.

Beberapa jam kemudian, saya kembali harus berlari ke belakang, dan habislah seluruh isi perut dimuntahkan lagi.

Saat saya menulis ini, saya sudah merasa sedikit lebih baik, jika tadi merasa kedinginan, sekarang sudah mulai bisa berkeringat lagi, sepertinya sudah mulai normal.

Tapi saya ngga pernah tau apa penyebab saya hoek begitu. Keracunan? atau hanya masuk angin? Atau perut saya alergi dengan makanan yang tidak seperti biasanya?

…embuh…

(mestinya diposting hari Jum’at malam, tapi karena MOBI bosok koneksinya diakhir pekan, terpaksa baru bisa diposting sekarang Senin pagi 1Juni 2009)

11 thoughts on “Alergi, Masuk Angin atau Keracunankah?

    • saat mas Dewo koment di sini, saya sudah sembuh. Tapi dari jumat malem sampe sabtu siang, saya teler mas..😆

      Minggunya juga masih agak sedikit melayang..

  1. ah… umum sekali itu yang namanya keracunan sifud😀

    untung saya sih ga suka… untung karena sifud bikin jerawatan kabarnya dan saya sudah cukup punya dan untung karna sifud mahal dan saya kurang punya :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s