Hari ini Setahun Yang Lalu..


Hari ini setahun yang lalu…

Saya dan mamanya Stesha duduk diam di ruang tunggu ICU sebuah rumah sakit di RawaLumbu Bekasi. Steven putra pertama kami tergolek tak berdaya di ruang ICU…

Jam 6 pagi, suster memanggil kami, sepertinya ada berita buruk yg hendak disampaikan..

Ternyata benar.. Katanya beberapa menit yang lalu, denyut jantung Jagoan kami itu menghilang. Beberapa cara telah dilakukan, tak banyak membantu..

Berikutnya, secara medis dokter memutuskan "Steven telah dipanggil Sang Pencipta."

….

Duka dan Air mata dan setumpuk penyesalan berbaur…

"Saya gagal menjadi Papa.." "Kami gagal menjadi orang tua."

….

Tapi kenapa tak nampak duka di wajah Jagoan saya yang terbaring kaku itu? Hanya wajah damai layaknya tidur pulas, tidur panjang di kedamaian surga….

Tak layak jika kepergiannya ditangisi, dia sudah pergi dalam damai Tuhan…

Selamat Jalan Stevenku..pergilah dengan tenang anakku, papa & mama selalu akan mencintaimu..

***sebuah kenangan: Steven Hasell 17 Januari 2006 – 19 juli 2007***

IMG_1496steven 672

steven 781steven 782

15 thoughts on “Hari ini Setahun Yang Lalu..

  1. hari… tulisanmu menyentuh banget.
    tapi dari ceritamu, aku merasa kok sekarang Steven tersenyum di surga sana, melihat papa, mama dan adiknya yang masih begitu penuh cinta.
    tetap kuat mengarungi lautan dengan cinta ya..

  2. Ping-balik: Lebih Baik Menyalakan Lilin Daripada Mengutuk Kegelapan « *hari-hari Hari

  3. Ah mas …
    Saya berkaca-kaca …
    Saya hanya bisa berdoa …
    Semoga Steven bahagia di alam sana …
    Saya yakin … Steven ada di rumah mas Hari …
    Dia ada mas … !

    Salam saya …

  4. # ika : saya juga yakin seperti itu mbak Ika. Makasih untuk supportnya.

    # mercuryfalling : amin..

    # jenderal : yup, sebuah senyumanlah yg layak mengantarkan kepergian Steven, thank Jenderal.

    # Max Breaker : amin, terimakasih Max.

    # azaxs : betul mas, makasih supportnya.

    # carra : betul mbak, itu steven, kakaknya Stesha. Mirip banget ya wajahnya? saya juga yakin Steven pasti sudah bahagia di sana.

    # akokow : selalu raganya boleh pergi, tp dia tetep hidup dalam hati kami mas Koko.

    # Artha : tentu, saya meyakini itu, makasih suportnya mas Artha.

    # nh18 : makasih banyak pak trainer…

    # Tigis : betul, bagaimanapun dia masih Suci.

    # puak : sejujurnya ngga perlu lagi ada duka mbak puak, justru dengan senyumlah kami harus melepaskan kepergiannya, karena dia ergi ke dalam kebahagiaan tuhan, justru tangisan yg akan menghambat kedamaiannya itu..

    # ALL : terima kasih buat sahabat semua, atas do’a dan segala bentuk supportnya, tanpa kalian semua segala sesuatu akan sangat berat buat saya.

  5. Ping-balik: Lagi-lagi -terpaksa-Berurusan dengan Rumah Sakit… « *hari-hari Hari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s