Pentingnya Sebuah Harga Diri…


Beberapa hari kemarin, pak X tetangga sebelah rumah saya marah besar dikarenakan anak bungsunya berantem, atau lebih tepatnya dipukuli teman-temannya.

Si pak X ini jelas tidak rela anaknya diperlakukan seperti itu, terdengar dari volume suaranya yang begitu keras memecahkan keheningan sore itu. Dia benar-benar merasa harga dirinya terinjak-injak, dan sepertinya jika tidak ditahan oleh istrinya dia pasti akan melabrak rumah anak-anak nakal yang mengeroyok anaknya dan memberi pelajaran pada anak sekaligus ortunya.

Saya benar-benar kaget, sampai segitu marah si pak X ini, karena menurut saya sangat-sangat wajar namanya anak-anak kadang bertengkar dengan temannya, tapi toh biasanya kelar berantem juga bakalan maen bareng lagi, jadi menurut saya sangat tidak pada tempatnya jika orang tua sampai ikut campur.

….

Beberapa minggu sebelumnya saya sempat ngobrol dengan pak X, dia bercerita bahwa dia punya saudara yang tinggal tidak jauh dari rumah kontrakan kami, tapi dia tidak sudi lagi berkunjung ke saudaranya itu. Masalahnya -menurut saya- sebetulnya sepele, hanya karena pak X tanpa sengaja mendengar istri saudaranya itu meminta suaminya untuk mengumpulkan pakaian yang sudah terpakai untuk diberikan ke pak X agar bisa dipakai untuk kerja.

O iya, si pak X ini profesinya penarik becak. Jadi saya pikir tidak salah bukan, jika istri saudaranya itu yang mungkin secara ekonomi lebih mapan ingin berbaik hati memberikan pakaian yang sudah tidak terpakai oleh suaminya agar bisa dimanfaatkan pak X saat bekerja. Tapi sayang niat baik itu ditanggapi negatif, bahkan dipandang sebagai sebuah penghinaan, harga dirinya sebagai orang miskin terinjak-injak .

…..

Duh mungkin bener kali ya, jika harta benda tak dipunyai, maka satu-satunya yang berharga adalah harga diri. Sayangnya koq hanya demi sebuah harga diri orang rela berbuat kriminal (membunuh dll), buktinya? lihat saja di tayangan berita kriminal di hampir semua stasiun tv swasta.

9 thoughts on “Pentingnya Sebuah Harga Diri…

  1. Jadi saya pikir salah bukan, jika istri saudaranya itu yang mungkin secara ekonomi lebih mapan ingin berbaik hati memberikan pakaian yang sudah tidak terpakai….

    kurang TIDAK tuh pak e…hehehe jadi saya pikir TIDAK salah bukan,

    anaknya umur berapa ?

  2. harga diri, ….. berapa yach harga diri kita, masih ada yang berani nawar murah. Hehe.
    Jika demi harga diri kita mengedepankan emosi justru itu adalah tindakan empermurah haga diri kita.

    Salam kenal Bos!

  3. # mercuryfalling,

    wah terima kasih koreksinya mak😀 (maklumlah amatiran:mrgreen: )
    *langsung mengkoreksi

    anaknya sekitar umur 7th.

    # achoey,

    sayangnya banyak yang justru menunjukkan bahwa harga dirinya memang murah, lihat saja saat sudah berhadapan dengan polisi.

    salam kenal kembali pak.

  4. betul, yang paling penting harga diri.
    tapi yah jangan juga seperti si Pak X dong, kalau memang butuh bantuan ngak ada salahnya toh menerima dari orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s