Akhirnya Ada Tahu Juga…


IMG_0709Sore tadi dengan perut lapar sepulang kantor saya temukan di lemari makan, menu favorit saya, ada semangkuk Tahu Goreng tepung.

Wuih sedap bener, pas lagi laper banget gitu. Ngga sabar rasanya untuk segera mencomotnya sepotong..dan hmmm…(ngga perlu diceritakanlah bagaimana rasanya…).

Setelah beberapa hari absen dari menu harian sebagian besar rakyat Indonesia, dan saya menyebutnya sebagai ’Bencana’, akhirnya Tahu & Tempe hadir lagi.

Apakah itu sebuah bukti bahwa pemerintah cepat menangani masalah satu ini? saya rasa tidak juga, karena kondisinya ngga balik ke awal sebelum keduanya menghilang. Walaupun telah tersedia lagi di pasaran tapi masyarakat harus menggantinya dengan nilai rupiah yang lebih tinggi.

Buatku sih belum begitu menjadi masalah sepanjang masih tersedia di pasaran, yang saya kuatirkan hanyalah "Seandainya Tahu & Tempe menjadi barang langka yang harganya mahal misalkan saja sepotong US$ 1 -Ngga sanggup saya bayangkan-".

Saat ini untuk 10 potong kecil dihargai Rp 3000, dimana sebelumnya Rp 2000.

Syukuri sajalah..daripada tidak bersyukur .

18 thoughts on “Akhirnya Ada Tahu Juga…

  1. Alhamdullilah. Kita hendaknya berthanks pada para pembuat tahu yang selalu mencoba berusaha kendati berat sudah kehidupan mereka, mungkin mereka tidak berpikir berat atau ringan. Pokoknya bikin tahu, dan kita makan tahu asal otak kita bukan otak tahu.

  2. Menghilangnya tahu, tempe dan aneka makanan yang terbuat dari kedelai merupakan pertanda serius : Indonesia belum berdaulat di bidang pangan.

    Inilah tragedi sebuah bangsa yang nenek moyangnya petani tulen. Sudah kalah telak di bidang sains dan teknologi, sekarang kita harus mengimpor pula beras, gandum, kedelai sampai aneka macam jeruk.

    salam kenal

    Salam Merdeka
    RM
    http://ayomerdeka.wordpress.com/

  3. # FraterTelo,
    Para pembuat tahu juga butuh makan je Ter, kalo mereka ngga berproduksi ya gimana mereka bisa hidup, wong hidupnya kan dari tahu…Hidup Tahu!!!
    (jujur saja di otak saya tiap hari yg terpikir tahu & tempe lho…beruntungnya 3hari terakhir tiap pulang kantor selalu ada tahu & tempe beneran di rumah bukan cuma kebayang di otak saja🙂

    # Robert Manurung,
    Betul pak ini memang masalah sangat-sangat serius, negeri kita ini subur tapi kita mengalami krisis pangan, keajaiban dunia no.9 barangkali🙂 Seperti tikus kelaparan di lumbung beras,
    Kita sebagai bangsa agraris memang semestinya ngga perlu terlalu sibuk dengan sains & teknologi yang neko-neko, cukup fokus dengan sains & teknologi pertanian saja, saya pikir kita ngga akan begitu terpuruk. Mestinya kita dapat belajar dari Thailand ya?

    Salam Kenal juga pak. terima kasih sudah berkunjung. Saya tunggu lagi kunjungan & komentar anda berikutnya

  4. # kucingkeren,
    Tadinya mungkin malah ngga doyan kali..🙂
    Sekarang baru tau kalo ternyata tempe tahu itu makanan bergengsi, gimana engga kan bahan bakunya(kedelai) produk impor, cuma karena harga jual tahu-tempenya murah trus belinya di pasar yang becek, jadinya terkesan makanan murahan.

    Salam kenal kembali, terima kasih sudah mampir. (jabat tangan)

  5. Ohmaigat … lo pada gila tahu … dasar ndeso lu😡 …

    Aku aja dari dulu paling gak suka itu yang namnya tahu, soalnya aku ini maniak tahu:mrgreen: … tempe, apalagi kalo itu adalah tahu dan tempe ba’cem😮

    Pokoknya orang-orang diatas entu yang gak mikir gimana cara dapat duit karena duit datang sendiri dari pajak yang kita bayar, moga aja itu orang pada keselek👿

    *kabur🙂 *

  6. # bisaku,
    🙂 mana gw tahu… udah puyeng mikirin Tahu & (tempe) tahu!!🙂

    *ngumpet🙂 *

    # mercuryfalling,
    lho kalo lapar silakan di comot saja, gratis koq🙂

    kalo sekarang makan tahu & tempe rasanya ngga berhemat lagi deh..mewah malah, kan sekarang harganya mahal

  7. gak kebayang kalo harga tempe ama tahu di iNDONESIA sama dengan harga tahu dan tempe di amerika sono…BTW..mungkinkah kenaikan harga kacang kedelai ini karena heboh bioetanol di amerika, ya ?

    Terima kasih atas kunjungannya ke blog saya, pak kabarihari…sering2 mampir, ya..🙂

  8. # syelviapoe3,
    Lho di amerika ada juga yang jualan tahu & tempe ya? pake daun pisang juga?🙂
    bisa jadi deh itu alesannya harga kedele naik…apapun itu imbasnya sama harga tempe & tahu naik..menyebalkan sekali..

    Ok, rajin-rajin nulis ya biar sering mampir, eia tukeran link ya?

  9. Mas Hari…
    Kebetulan salah seorang kenalan dari Amerika juga suka tahu…makanya jadi ‘ngeh’ kalo di Amerika juga ada tahu he..he..

    Wah..sekarang malah ketahuan kalo banyak importer yang ‘numpuk’ kedelai, ya..Gak heran harganya jadi selangit..

  10. # syelviapoe3,
    O gitu ya? wah hebat juga ternyata makanan bernama Tahu itu ya?
    kalo di sana harganya mahal ya? tapi sekarang mungkin harganya sama kali ya?

    Mudah2an saja pemerintah segera bisa mengusahakan Swasembada kedele, biar ngga impor lagi. tapi mungkin ngga ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s