Menderita itu ternyata Nyaman.


Beberapa waktu lalu aku ngobrol-ngobrol ama tetanggaku, dia mengeluh karena anak perempuannya sudah bekerja.

 

Heran deh, Aku masih inget dulu sebelum anaknya itu bekerja dia juga ngeluh. Tanpa kutanya lebih lanjut dia nerusin keluhannya, “setelah anak saya bekerja pengeluaran harian jadi nambah beberapa puluh ribu buat ongkos perjalanan anaknya ketempat kerja nih, berat..”.

 

“oooo” aku cuma bisa meng-o-in aja cerita bapak itu.

 

“Mungkin lebih baik kalo anak saya ngga usah kerja aja kali ya?” lanjutnya.

 

Waduh aku jelas terbengong mikir omongannya, ngga ngerti dengan apa yang dipikirkan….koq kayanya sempit banget bapak itu mikirnya, lantas aku coba kemukakan pendapatku

 

“lho bukannya nanti awal bulan anaknya bakalan terima gajinya sendiri, dan mungkin anaknya itu bakalan ngga minta ongkos lagi?”

 

“Iya tapi aku juga kasihan dia kerjanya berat banget, dari pertama kerja dah mesti shift malam”

 

Ah rupanya itu sebabnya, ternyata keadaan di masa lalu yang sebetulnya ngga bisa dibilang nyaman terkadang terasa lebih menyenangkan dibanding perubahan kecil ke arah yang lebih baik.


Ada lagi cerita saat mati lampu, di Jakarta dan sekitarnya, jika mati lampu di malam hari pasti menjengkelkan sekali. Udara panas dan banyak nyamuk bisa dipastikan membuat siapapun yang tengah tertidur pulas pasti akan langsung terbangun. Umumnya semua orang akan keluar dari rumahnya, walopun diluar rumah nyamuk juga ngga sedikitpun berkurang tapi setidaknya ngga sepengap di dalam rumah. Lantas mulai deh terdengar omelan-omelan kecil dan ’plak..plak’ semua orang nepukin nyamuk yang hinggap di tubuhnya.

 

Beberapa kali aku ngalami hal seperti ini, untung aku selalu sedia lotion anti nyamuk jadi aku aman dari gigitan nyamuk. Beberapa kali pula aku selalu menawarkan lotion itu. Jawaban tetanggaku beragam, tapi rata-rata menolak tawaranku.

 

“Enggak ah, lengket” atau “engga ah, panas dikulit” dll. Aktifitas nepukin nyamuk sambil mengomel tetap diteruskan, aku cuma bisa melihat dan berfikir “Gatal dan panasnya gigitan nyamuk sambil mengomel ternyata nyaman ketimbang mengoleskan lotion anti nyamuk.”

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s