Arsip

Arsip untuk September 9, 2008

Exhaust Fan

September 9, 2008 *hari 14 komentar

exhaust fanDulu saya pikir Bekasi itu panas. Karena bertahun-tahun saya tinggal di Bekasi, hampir selalu merasa kepanasan sekalipun itu malam hari, kecuali jika di kantor ataupun di tempat-tempat lain yang ber-AC tentunya.

Kebetulan beberapa bulan lalu saat saya mampir ke toko alat-alat listrik di dekat rumah untuk membeli bohlam, saya lihat ada exhaust fan di toko itu. Ternyata harganya tidak begitu mahal. Akhirnya saya putuskan untuk membelinya dan selanjutnya saya pasang di kamar depan.

Awalnya sih engga begitu berasa bedanya, mungkin karena sebelumnya terbiasa terkena hembusan langsung dari kipas angin. Menggunakan exhaust fan kan kebalikannya, udara panas di dalam ruangan yang dibuang keluar. Tapi setelah dinyalakan beberapa jam, cukup terasa bedanya, ruangan menjadi lebih dingin.

hari-hari berikutnya, yang biasanya selalu kegerahan setiap kali tidur, sekarang justru kedinginan. dan kesimpulan saya kalo Bekasi itu panas, harus dikoreksi

Lucunya, tempat dimana saya pasang exhaust itu tiap sore selepas Isya jadi tempat nongkrong bapak-bapak tetangga yang nyari angin. Adem katanya…

Bahkan ada seorang bapak tukang bubur, sempat sengaja nyari-nyari saya sekedar untuk menanyakan tentang exhaust fan itu. Gara-gara setiap kali lewat depan rumah saya selalu terasa hembusan angin. "Kalo dipasangin kipas yang begitu apa lebih adem mas?" tanyanya saat berhasil menemui saya…

Ada lagi bapak tetangga -yang biasanya selalu ngga mau kalah dengan saya-, buru-buru memasang exhaust fan juga dirumahnya…

walah…

*gambar diatas bukan yang sebenarnya, exhaust fan yang saya pasang di rumah lebih jelek dan lebih murah dibandingkan itu, yang di atas cuma ngambil dari google.

Categories: 311555, Celoteh, My Life