Hujan-Hujanan dari Yogya
Seharian tadi saya ada acara training customer di bilangan jalan Magelang Yogyakarta. Rencananya sehabis training itu, saya muter-muter dengan sepeda motor di kota Yogya.
Tapi sayang banget, sekali lagi cuaca sungguh tidak bersahabat, sejak siang hujan turun cukup deras plus suara petir berkali-kali terdengar keras. Dan sampai sore, tak juga kunjung reda terpaksalah acara muter-muter dibatalkan
. Beruntung, adik saya, Heri tidak terlambat menjemput meski dengan berbasah-basah
. Nekad juga dia berhujan-hujanan sejak dari Prambanan tanpa mengenakan jas hujan.
Selanjutnya kami memilih pulang ke Klaten menerobos hujan. Sepanjang perjalanan hujan masih saja turun, semakin deras malah (tapi santai saja saya sudah siap dengan jas hujan yang saya bela-belain dibawa dari Bekasi
, begitupun adik saya akhirnya mengenakan jas hujan juga). Dan saya perhatikan banyak juga pengendara motor yang searah dengan kami. Tapi yang membuat saya heran dari sekian banyak pengendara motor itu (termasuk adik saya juga) kebanyakan mengenakan jas hujan Batman yang melambai-lambai itu. Padahal sekarang kan udah banyak jas hujan dengan model jaket dan celana yang jelas lebih nyaman. Ah tapi mungkin itu lebih ekonomis
.
Dan anehnya lagi, sepanjang jalan itu sedikit sekali mobil yang melintasi jalanan, kebanyakan hanya pengendara motor (ah memang naik motor selalu lebih asyik
, kalo ujan jadi bisa sedikit mainan air kalo mobil kan ngga bisa basah-basahan -ngga seru kan?- lagipula wong saya ngga punya mobil koq
.)
Sesampai di rumah, langsung bergaya dengan jas hujan basah -saya dengan jas hujan model jaket dan celana sedangkan Heri dengan jas hujan Batman
. halah!!!!


Sore tadi saya ke pergi ke ATM. Biasanya ATM di belakang terminal Bekasi itu sepi, tapi tadi ada beberapa orang yang ngantri. Dan saya mengantri di belakang seorang cowok berpakaian rapi dengan celana jeans dan bersepatu kulit, menurut ukuran saya cukup kerenlah.





*hari-hari Hari dikomentari