Terima Kasih Tuhan..
Sore tadi buku Puji Syukur yang lama tergeletak di tumpukan buku-buku dalam lemari saya keluarkan lagi, beberapa halamannya sempet saya bolak-balik, walaupun cuma beberapa menit karena selanjutnya aku sudah asyik dengan tayangan Film Adam Sandler di Trans7.
Selesai film, sebatang rokok sempat saya nyalain dan nikmati di depan rumah, tapi angin yang cukup dingin membuat saya kembali masuk rumah.
Biasanya saya akan kembali asyik dengan laptop saya. Melakukan beberapa aktifitas (ngetik untuk blog sembari main game lama Championship Manager 4) sampai saya merasa cukup mengantuk dan akhirnya tertidur. Nyaris setiap hari seperti itu. Kali ini ada sedikit perubahan, (dan saya yakini ini bukan kebetulan) saya ingin mencari sebatang lilin, mencuci asbak bening yang jarang dipakai dan menyalakan lilin itu dengan asbak bersih sebagai alasnya. Kemudian membuka buku Puji Syukur saya tadi.
Selanjutnya saya mulai berdoa. Ya berdoa…
Aktifitas yang sepertinya sudah sejak lama sekali tidak saya lakukan. Ngga terlalu lama, ngga sampai 15 menit tapi sepertinya sudah lebih dari cukup untuk membuat saya merasakan perasaan yang aneh di dalam diri saya. Sepertinya perasaan nyaman dan tenang serta merasa bebas dari sesuatu yang tidak saya ketahui…
Apakah ini mujizat? only God knows….
Tapi terima kasih Tuhan…
(terima kasih juga untuk FraterTelo atas coretannya yang menginspirasi siang tadi…)







*hari-hari Hari dikomentari